Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label pilkada

Refleksi Jiwa Atas Ekspresi Pilkada Maluku

Sebelum ada multitafsir. Saya luruskan konteks wacana ini. Konteksnya tentang pilkada Maluku. Bisa ya. Agar tidak ada ide streaming berkembang dan ada pembatasan masalah. Kita tau bersama, huru-hara pilkada Maluku kelihatan sangat dramatis. Prolognya dulu menggebu dengan ide  "kotak kosong". Hembusan kuatnya ialah Maluku Baru, Gubernur Baru. Namun, petanya berubah seiring tak mau kalahnya incumbent dalam mengadu gagasannya. Alhasil, triple 6, kode koalisi incumbent (Golkar, PKS, Demokrat) melawan aliansi Banteng dkk. Dua kubu penguasa eksekutif (Beringin) dan legislatif (Moncong Putih) ini saling mempengaruhi opini publik. Belum sampai disitu, mesin demokrasi Maluku terus memanas, seiring masuknya koalisi rakyat yang dimotori oleh tim independen (HEBAT) Aksi Tenggara-Seram ini mendapat sambutan hangat karena mereka berdua adalah pemain lama dan bisa menjadi kuda hitam. Epilognya, terbentuklah tiga kandidat yang berperang saat 27 Juni lalu. Ya. Telah berlalu. Kini, kita ak...