Langsung ke konten utama

Postingan

Merangkum Berdasarkan Gagasan Pokok

  Judul Buku: Aku Terbatas tapi Tanpa Batas Penulis: Joko Sulistya Judul Bab: Yulia Dwi Kustari, Juara I KIR Nasional Judul Subbab: 1. Dulu Aku Tomboi 2. Aku dan Kegiatanku 3. Aku Ingin Naik Pesawat 4. No Pain No Gain 5. Alhamdulillah, Aku Juara  Dari buku ini, gagasan utama setiap paragraf dapat disarikan sebagai berikut. Kisah Yulia kecil yang lebih senang bermain dengan teman laki-laki. Kegiatan Yulia di bangku SMP yang banyak dihabiskan dengan kegiatan organisasi dan ekstrakurikuler. Yulia ingin merasakan naik pesawat seperti kakaknya yang sering bepergian ke tempat jauh. Ia berharap dapat lolos ke Lomba Penelitian Siswa Nasional di Jakarta. Yulia menyiapkan makalah penelitiannya untuk dikirimkan ke panitia lomba Yulia lolos lomba dan menjadi pemenang pertama Yulia tidak mengerti apa yang salah dengan menjadi tomboi. Ia hanya senang bermain dengan teman laki-laki dan mengikuti kakak laki-lakinya. Namun, ia selalu diingatkan orang tuanya agar berperilaku seb...

Pererat Silaturahmi, PGM Indonesia Maluku Gelar Safari Dakwah dan Bagi-bagi Al-Qur’an

AMBON – Mengawali suasana bulan suci Ramadan 1447 H dengan semangat berbagi, Pengurus Wilayah Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Provinsi Maluku bersinergi dengan PGM Indonesia Kota Ambon menggelar kegiatan Safari Dakwah Ramadan pada, Selasa (24/2/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Jabal Nur, Kompleks Amantelu, Desa Batumerah, Kota Ambon ini tidak hanya diisi dengan tausiyah agama, tetapi juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan Al-Qur’an secara simbolis kepada pengurus masjid dan jamaah setempat. Safari dakwah  ini menghadirkan penceramah utama, Ustad Hayatudin Yatim, S.Ag.,  merupakan pengurus PGM Indonesia Kota Ambon. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya memaknai Ramadan bukan sekadar ritual menahan lapar, melainkan momentum transformasi diri. "Ramadan adalah madrasah terbaik bagi kita semua. Melalui puasa, kita dilatih untuk memiliki ketajaman spiritual dan kepedulian sosial yang lebih tinggi," ujar sang Ustad di hadapan para j...

Ketika Cinta Tumbuh di Waktu Sahur

Beda Is Not Bad, Keindahan dalam Kontras

geminiAI Sejarah menunjukkan bahwa manusia cenderung takut pada hal-hal yang asing. Kita merasa aman bersama orang yang mirip dengan kita, baik dalam cara berpikir maupun penampilan. Akibatnya, perbedaan sering dianggap ancaman. Padahal, jika ditelaah lebih dalam, perbedaan justru menjadi sumber kekuatan, inovasi, dan keindahan. Bila semua yang ada di dunia ini seragam. Maka keseragaman adalah stagnasi. Bayangkan dunia di mana semua orang sama. Sekilas tampak damai, tetapi sebenarnya membosankan dan rapuh. Dalam biologi, ekosistem yang seragam mudah hancur oleh satu penyakit. Sebaliknya, keberagaman membuat ekosistem lebih tahan. Begitu pula masyarakat: perbedaan budaya, latar belakang, dan cara berpikir adalah “genetik sosial” yang membuat kita mampu bertahan menghadapi perubahan zaman. Sementara, kemajuan besar lahir dari orang-orang yang berani berbeda, seperti Einstein, atau Steve Jobs. Bahkan Nabi dan Rasul dalam agama-agama. Dalam kerja tim, sudut pandang yang beragam menghas...

Persaudaraan dalam Bingkai Basudara: Potret Kultur Sosial Maluku

gemini Maluku tak sekedar gugusan pulau, yang dipisahkan oleh laut Banda dan laut Seram. Tetapi sebuah ruang batin kolektif di mana identitas kemanusiaan diletakkan jauh di atas segala perbedaan primordial. Sejak zaman nenek moyang, kepulauan ini telah menjadi titik temu ragam orang di dunia lewat jalur rempah.   Namun, di balik kemasyhurannya di telinga kolonialisme global dulu, terdapat harta karun sosiologis yang jauh lebih berharga dan tetap lestari hingga hari ini, yaitu budaya Basudara. Filosofi ini merupakan urat nadi yang mengikat ribuan komunitas di Maluku dalam satu simpul persaudaraan.  Hal ini melampaui batas agama, suku, dan strata sosial. Hidup orang Basudara tidak sekadar slogan puitis, tapi sebuah kontrak sosial tak tertulis yang dijaga dengan sakral sebagai landasan moral dan etika dalam berinteraksi antarsesama manusianya.  Akar filosofinya tertanam kuat dalam kesadaran bahwa seluruh masyarakat Maluku berasal dari satu rahim sejarah sama, kemudi...

Ramadan, Cinta, dan Ekoteologi

AI Gemini Ramadan hadir sebagai tamu agung. Ia membawa pesan transformasi. Di balik ritual menahan lapar dan dahaga, tersimpan rahasia besar tentang manusia memposisikan dirinya di hadapan Sang Pencipta, sesama makhluk, dan alam semesta. Ada pandangan, ramadan sering kali dipandang sebagai "urusan privat" antara seorang hamba dengan RabbNya. Namun, seiring dengan meningkatnya krisis lingkungan global, pemaknaan ramadan perlu ditarik ke ranah yang lebih luas, yakni ekoteologi. Ekoteologi tidak cukup dipandang sebagai cabang ilmu, melainkan sebuah kesadaran spiritual yang menempatkan pelestarian alam sebagai bagian integral dari iman. Dalam konteks ini, cinta menjadi jembatan pengikat yang menghubungkan kesalehan ritual puasa dengan tanggung jawab moral menjaga bumi. Tanpa cinta, puasa hanya menjadi beban fisik. Sedangkan tanpa kesadaran ekologis, cinta tersebut kehilangan ruang hidupnya. Akar dari segala ibadah dalam Islam adalah cinta atau mahabbah. Ramadan adalah bulan di ma...

Sesi Bootcamp ACE Goes to Level 4

dok. pribadi Nah, akhir perjalanan Bootcamp ACE Goes to Level 4 oleh Mentor Tri Goesema Putra S, M.Pd. tanggal 23 Januari 2026  sebagai berikut, Tujuan & Manfaat Bootcamp 1.      Membantu calon peserta ACT mendapatkan ACE Level 4 dengan cepat sebagai syarat wajib ACT 2.      Memberikan pendampingan pemahaman mendalam tentang Assemblr. 3.      Persiapan pendaftaran ACT Batch 2. 4.      Materi strategi mendapatkan poin ACE secara cepat. Timeline Kegiatan (Januari) 1.       6–9 Januari : Briefing Mentor ACE. 2.       12–16 Januari : Pendaftaran Peserta Bootcamp 3.       19–23 Januari : Pematerian. 4.       26–30 Januari : Pendampingan ACE. Cara Mendapatkan 100 Poin ACE Terdapat beberapa tugas ( task ) untuk memperoleh 100 poin, antara lain: Video Microteaching (Durasi 2-3 Menit) :  1.   ...