Langsung ke konten utama

Serunya Bootcamp ACE Day 3

Dok. Pribadi
Mohon maaf agak terlambat mempost pengalaman hari ketiga ke blog ini. Tetapi saya yakin, hal serunya ketika mengikuti kegiatan jadi terus jadi pemantik dalam meningkatkan budaya belajar guru Indonesia yang lebih baik.  

So, berikut ringkasan Materi Bootcamp ACE Day 3 oleh ini Coach  Rini Sri Lestari, Guru Seni Budaya di SMK Negeri 1 Seyegan yang merinci strategi praktis bagi peserta untuk mengumpulkan poin melalui berbagai aktivitas edukatif, untuk jadi meraih ACT.

Bagian 1: Cara Mendapatkan 20 Poin (Lesson Kits)

  1. Tugas: Membuat Lesson Kits Interactive dengan Assemblr EDU
  2. Deskripsi: Membuat modul pembelajaran lengkap yang menggabungkan materi ajar (LKPD, panduan, visual) dan konten interaktif (AR, 3D) yang siap pakai di kelas.
  3. Bentuk Submission: Lembar kerja cetak, flashcard, slide presentasi, template proyek, poster visual, paket kuis, atau modul pembelajaran.
  4. Fokus Evaluasi: Relevansi, kualitas integrasi, kegunaan (usability), dan kreativitas.
  5. Contoh Skenario: "Volcano Eruption Kit" yang berisi LKPD struktur gunung berapi, marker AR model 3D, panduan guru, dan lembar refleksi siswa.
  6. Instruksi Praktik:  Gunakan template di: https://s.id/LKPD-template. Sesuaikan QR Code dan simpan/bagikan LKPD tersebut.
  7. Fitur Printables: Tempat mengunggah dan menjual lesson kits di dasbor Assemblr EDU.
  8.  Penting: Unggah bukti pengerjaan ke ACE Dashboard.

Bagian 2: Aktivitas Kelas (20 Poin)

  1. Tugas: Menunjukkan penggunaan Assemblr EDU dalam aktivitas nyata di kelas atau sekolah.
  2. Contoh Aktivitas: Presentasi proyek 3D/AR oleh siswa, pembelajaran kelompok, pameran kelas, atau event sekolah.
  3. Cara Mengumpulkan: Ambil foto/video singkat aktivitas, Bagikan cerita di bit.ly/blracetivities atau media social dan Sertakan nama, sekolah, judul proyek, dan refleksi singkat.

Bagian 3: Menulis Blog (20 Poin)

  1.  Tugas: Menulis artikel/blog tentang pengalaman menggunakan Assemblr EDU.                  Persyaratan:
  • Publikasi di Medium, blog sekolah, atau ruang ACE Global.
  • Minimal 3 paragraf atau 250 kata.
  • Sertakan 1 foto/tangkapan layar aktivitas.
  •  Judul memuat kata "Assemblr EDU".
  • Gunakan hashtag: #ACEGlobal #AssemblrEDU.

Bagian 4: Cara Mendapatkan 30 Poin

Tugas 30 Poin:

  1. Membuat daftar tugas tindak lanjut (post-webinar to-do list) dan membagikan sertifikat.
  2. Menjadi co-speaker dalam workshop/seminar offline eksklusif atau webinar eksklusif
  3. Tips Rahasia (Total 30 Poin dari 1 Aktivitas):  Ikuti webinar/pelatihan (sebagai peserta) dan lapor ke dasbor (10 poin),  Tulis keseruan kegiatan tersebut di blog (20 poin), 
  4. Penting: Selalu unggah bukti pengerjaan ke ACE Dashboard.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melasti dan kem (Bali) ke Kuta

Bersama rinduku walau kita jauh, kasih Suatu saat di Kuta Bali (Andre Hehanusa) Penggalan lagu mantan band Katara Singers tersebut sangat memukau. Semukau pesona yang ada di pantai Kutanya. Namun ada sesuatu yang membuat indah Bali selain pantainya, yaitu budaya dan adat istiadatnya. Masyarakat Bali sangat melekatkan budayanya dalam kehidupan sehari-hari.  Sejak turun dari pesawat, nuansa keBalian telah menyambut kita. Para porter bandara menyapa ramah dengan balutan pakaian safari berwarna merah dengan udeng kepalanya. Hal yang paling sakral yang saya dengar juga bahwa di Bali, tinggi gedung tidak boleh melebihi tingginya Pura. Bukan masalah mitos, bahkan jembatan penghubung Jawa-Bali tidak bisa disetujui lantaran karena hal tersebut. Khazanah yang sama, saya temukan di Kuta juga yaitu Melasti. Upacara pensucian diri ini sangat menarik simpati pengunjung termasuk saya. Itulah daya pikat Bali selain gadis-gadisnya yang anggun layaknya gadis solo.  Prose...

Aksi Nyata Para Pelindung Bumi

AI Kegiatan itu digagas oleh Kelompok Studi Ekosistem Mangrove Teluk Awur (KeSEMaT), sebuah Unit Kegiatan Kemahasiswaan Jurusan Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Undip Semarang. "Ini sarana untuk menumbuhkan semangat konservasi terhadap ekosistem mangrove kepada generasi muda," jelas Trialaksita Sari Priska, Menteri Sekretaris KeSEMaT. Aktivitas kepedulian terhadap lingkungan tersebut bermula dari keresahan mahasiswa Ilmu Kelautan Undip terhadap kerusakan ekosistem mangrove di Teluk Awur, Jepara yang menjadi tempat praktik dan penelitian mata kuliah mereka. Mereka tidak ingin hanya meresahkan sesuatu. Mereka ingin melakukan tindakan nyata. Menurut Dinuarca Endra Wasistha, Presiden KeSEMaT, aksi mereka selanjutnya berkembang dari hanya menanam mangrove hingga membuat kreasi yang menghasilkan uang melalui CV KeMANGI. Tidak hanya itu, mereka juga mendirikan Yayasan Ikatan Alumni KeSEMaT (IKAMaT) dan menggalang KeSEMaT Mangrove Volunteer (KeMANGTEER) yang terseba...

Muncul Awan seperti Gelombang Tsunami Aceh, Ini Penjelasan BMKG

Gemini Ai Warganet ramai memperbincangkan video viral tentang awan berbentuk tsunami di atas Kota Meulaboh, Provinsi Aceh, Senin (10/8/2020). Akun Twitter @masawep atau Arief Arbianto yang menggunggah video tersebut menulis, “Mohon doanya agar Kota Meulaboh baik2 saja. Pemandangan awan pagi ini di atas kota Meulaboh, Aceh Barat.» Melihat fenomena alam yang viral ini, sebagian masyarakat bertanya-tanya apakah awan ini pertanda datangnya bencana alam. Menanggapi viralnya video fenomena awan tersebut, Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini BMKG, Miming Saepudin, pun angkat bicara. Miming menuturkan bahwa memang benar fenomena awan berbentuk seperti tsunami di video tersebut merupakan fenomena yang relatif jarang terjadi. “Secara ilmiah, fenomena awan tersebut dinamakan dengan awan arcus,” kata Miming kepada Kompas.com, Senin (10/8/2020). Untuk diketahui, awan arcus adalah jenis awan rendah dan memiliki formasi pembentukan horizontal. Dijelaskan Miming, awa...