Langsung ke konten utama

Kapanpun...


Kapanpun Tarbiyah telah memberiku langkah
Langkah perjuangan, wujudkan karakter Islam yang komprehensif
Walau mencapainya memang perlu naik-turun tangga. Ada yang tertinggal. Ada yang berlari. Itu sunatullah. Karena kebaikan itu tak perlu orang-orang lembek dan keder.
Kapanpun Tarbiyah telah memberiku semangat kebajikan. Bahwa Tarbiyah telah memberikan inspirasi tentang kehidupan Surga dan lakon didalamnya. Moga Gusti Allah mengijabah doa, kerja dan kesungguhan kita.
Kapanpun Tarbiyah sudah menjadi mesin penguat iman. Pada awalnya manusia itu hina. Tumbuh dan berkembang di dunia atas izinNya. Kemudian mati dengan keadaan masing-masing. Dan Tarbiyah mengajari kita untuk istiqomah dan Khusnul Khatimah.
Kapanpun Tarbiyah bukan segalanya. Tapi, Tarbiyah telah menghadirkan romansa cinta dan ukhuwah tanpa dibatasi darah. Peluh airmata kadang menjadi indahnya. Namun, Tarbiyah mengajari kita bekerja karena sebuah "nilai". Bukan, karena sikap menuntut popularitas.
Kalaupun aku mati, Tarbiyah telah menjadi otak dan sel-sel darah. Allah bersama pecinta kebaikan. Allah pastikan bersama. Bila kita menolong agamaNya. Karena, titian kita adalah titian kebahagian dunia dan akhirat.

*20/08

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melasti dan kem (Bali) ke Kuta

Bersama rinduku walau kita jauh, kasih Suatu saat di Kuta Bali (Andre Hehanusa) Penggalan lagu mantan band Katara Singers tersebut sangat memukau. Semukau pesona yang ada di pantai Kutanya. Namun ada sesuatu yang membuat indah Bali selain pantainya, yaitu budaya dan adat istiadatnya. Masyarakat Bali sangat melekatkan budayanya dalam kehidupan sehari-hari.  Sejak turun dari pesawat, nuansa keBalian telah menyambut kita. Para porter bandara menyapa ramah dengan balutan pakaian safari berwarna merah dengan udeng kepalanya. Hal yang paling sakral yang saya dengar juga bahwa di Bali, tinggi gedung tidak boleh melebihi tingginya Pura. Bukan masalah mitos, bahkan jembatan penghubung Jawa-Bali tidak bisa disetujui lantaran karena hal tersebut. Khazanah yang sama, saya temukan di Kuta juga yaitu Melasti. Upacara pensucian diri ini sangat menarik simpati pengunjung termasuk saya. Itulah daya pikat Bali selain gadis-gadisnya yang anggun layaknya gadis solo.  Prose...

Sekolah Masa Depan Jembatani Kecerdasan Buatan dan Kearifan Lokal

ilustrasi AI Sekolah masa depan menjadi medium antara kemajuan teknologi, dan akar budaya lokal. Kemajuan teknologi (AI) telah merambah hampir semua aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Namun, tanpa nilai-nilai kearifan lokal, pendidikan bisa kehilangan arah dan makna kontekstual. Penting bagi sekolah masa depan untuk tetap menjaga keseimbangan antara globalisasi dan lokalitas. Keseimbangan ini menjadi pondasi agar generasi masa depan tidak tercerabut dari identitasnya. Kecerdasan buatan menawarkan efisiensi dan personalisasi dalam proses belajar. AI dapat memetakan kemampuan siswa secara individu, dan menyesuaikan materi pembelajaran sesuai kebutuhan mereka. Sistem seperti chatbot pendidikan, analitik pembelajaran, dan tutor digital semakin marak digunakan. Hal ini memberikan kesempatan belajar yang lebih adaptif, dan interaktif bagi siswa. Tapi, semua kecanggihan ini tetap membutuhkan nilai moral sebagai pengarah. Di sisi lain, kearifan lokal adalah warisan budaya yang men...

soal 2