Langsung ke konten utama

Mencari Motivasi Yang Hilang



  “Baku Bage, Baku Kele”
Sering anda merasa lelah dalam beraktivitas. Merasa tidak produktif. Tidak bergairah. Itu tandanya bukan motivasi anda lemah, tetapi anda hanya perlu sedikit berjeda setelah itu bergerak kembali untuk melanjutkan aktivitas.
Kuncinya bergerak. BERGERAK. Bergerak!!! Semakin banyak bergerak, SEMANGAT anda akan melejitkan ribuan KARYA.
Lelah merupakan sifat manusia yang perlu disyukuri, bayangkan jika anda tidak merasa lelah? Manusia bukan robot. I am no ROBOT. Tetapi, lelah bukan berarti berLEHA-LEHA terhadap suatu pekerjaan.
Waktu terus berlanjut. NEXT. NEXT.NEXT! Waktu tak pernah memikirkan kelelahan KITA. Maka kita perlu sadar, disaat jeda, KITA kumpulkan energi dan sekilatnya bangkit. Waktu tidak butuh KITA. Sebab KITA bukan penentu waktu. Tapi, KITA bisa mengatur waktu.
Motivasi itu seperti air. Hanya banyak bergerak. SUDAH. Anda akan menemukan kehidupan dimana saja. Motivasi terbesar bukan pada seberapa pengaruh orang lain terhadap kita. DON’T. But, hanya ada pada KITA.
Motivasi tidak bisa KITA dapatkan dalam BUKU-BUKU. Tidak pula dalam TEPUKAN TANGAN orang lain, atau pergi ke MALL, PANTAI atau TAMAN KOTA. Bahkan naik ke PUNCAK. Sebab disana bukan wadahnya? So where?
Kita perlu memaknai HIDUP bukan milik orang lain untuk KITA. Tetapi KITA buat orang lain. Sejak dalam Rahim bunda KITA. Sifat Rahman Allah SWT telah menjadikan KITA manusia terpilih bagi ORANG LAIN.
Setelah KITA lahir dan dikenal sebagai BAYI, kemudian REMAJA, lalu PEMUDA hingga TUA. Disaat itulah KITA harus menghitung setiap tanggal dalam kalender. Banyakah tanggal MERAH atau HIJAU?
Maka jika ada yang bertanya, bagaimana mencari motivasi dalam diri agar MELEJIT. Jawabannya dalam rumusan sederhana yaitu DIAM, PANDANG, LAKUKAN, ULANGI.
DIAM, hayati segala kelebihan dan kelemahanmu. Taruhlah KELEBIHAN ditangan kananmu. KELEMAHAN di tangan kirimu. Lalu berdoalah kepada Allah SWT,  Sang PEMILIK MOTIVASI. Lebih dalam ANDA berdoa kepada ALLAH. ANDA akan dapatkan hakikat MOTIVASI yang tersimpan dalam darah dan nadimu. BERDOALAH kepadaKU, niscaya akan AKU kabulkan. DOA dapat merubah kemana kompas hidupmu akan berlanjut.
PANDANG, dunia adalah hamparan luas, diatasnya tumbuh aneka tumbuhan dan bernafasnya aneka mahkluk. Disitu ANDA akan dapat melihat bahwa TIDAK ada satupun ciptaanNYA diciptakan SIA-SIA. Masing-masing punyai RAHASIA HIDUP. Lihatlah Cicak, bagaimana dia mencari MAKAN? Pandanglah LABA-LABA bagaimana dia membuat SARANGnya? LEBAH dengan MADUnya.
LAKUKAN, manusia di suruh untuk BERSEGERA dan BERPENCAR untuk mencari rejeki dimuka bumi. Bahwa tidak ada rejeki yang datang ke PINTU rumah kita dibawa oleh KURIR atau TUKANG POS. Melainkan dibawa dengan KERINGAT kita.
ULANGI, ala bisa karena biasa. Lihatlah kepompong, proses PENGULANGAN berkelanjutan menghasilkan KUPU-KUPU indah. Diujung kesungguhan MENGULANG-ULANG akan muncul cerita KEMUDAHAN. Dibalik KESULITAN ada KEMUDAHAN. Bukan begitu? Lantas jika telah dipermudah, akan sulitkan HIDUP? Akan MATIKAH motivasi?
Maka JANGAN bertanya, bagaimana mencari motivasi lebih dalam lagi? Karena hanya ANDA yang bisa memanggil MOTIVASI itu kembali bersemanyam dalam NALURImu. Maka, temukan sendiri because our success is more than everything!



the only way to do great work is to love what you do. if you haven't found it yet, keep looking. don't settle. as wit all matters of heart, you'll know when you find it. (Steve Jobs)
La Tahzan Innallah ma’ana












Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melasti dan kem (Bali) ke Kuta

Bersama rinduku walau kita jauh, kasih Suatu saat di Kuta Bali (Andre Hehanusa) Penggalan lagu mantan band Katara Singers tersebut sangat memukau. Semukau pesona yang ada di pantai Kutanya. Namun ada sesuatu yang membuat indah Bali selain pantainya, yaitu budaya dan adat istiadatnya. Masyarakat Bali sangat melekatkan budayanya dalam kehidupan sehari-hari.  Sejak turun dari pesawat, nuansa keBalian telah menyambut kita. Para porter bandara menyapa ramah dengan balutan pakaian safari berwarna merah dengan udeng kepalanya. Hal yang paling sakral yang saya dengar juga bahwa di Bali, tinggi gedung tidak boleh melebihi tingginya Pura. Bukan masalah mitos, bahkan jembatan penghubung Jawa-Bali tidak bisa disetujui lantaran karena hal tersebut. Khazanah yang sama, saya temukan di Kuta juga yaitu Melasti. Upacara pensucian diri ini sangat menarik simpati pengunjung termasuk saya. Itulah daya pikat Bali selain gadis-gadisnya yang anggun layaknya gadis solo.  Prose...

Aksi Nyata Para Pelindung Bumi

AI Kegiatan itu digagas oleh Kelompok Studi Ekosistem Mangrove Teluk Awur (KeSEMaT), sebuah Unit Kegiatan Kemahasiswaan Jurusan Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Undip Semarang. "Ini sarana untuk menumbuhkan semangat konservasi terhadap ekosistem mangrove kepada generasi muda," jelas Trialaksita Sari Priska, Menteri Sekretaris KeSEMaT. Aktivitas kepedulian terhadap lingkungan tersebut bermula dari keresahan mahasiswa Ilmu Kelautan Undip terhadap kerusakan ekosistem mangrove di Teluk Awur, Jepara yang menjadi tempat praktik dan penelitian mata kuliah mereka. Mereka tidak ingin hanya meresahkan sesuatu. Mereka ingin melakukan tindakan nyata. Menurut Dinuarca Endra Wasistha, Presiden KeSEMaT, aksi mereka selanjutnya berkembang dari hanya menanam mangrove hingga membuat kreasi yang menghasilkan uang melalui CV KeMANGI. Tidak hanya itu, mereka juga mendirikan Yayasan Ikatan Alumni KeSEMaT (IKAMaT) dan menggalang KeSEMaT Mangrove Volunteer (KeMANGTEER) yang terseba...

Muncul Awan seperti Gelombang Tsunami Aceh, Ini Penjelasan BMKG

Gemini Ai Warganet ramai memperbincangkan video viral tentang awan berbentuk tsunami di atas Kota Meulaboh, Provinsi Aceh, Senin (10/8/2020). Akun Twitter @masawep atau Arief Arbianto yang menggunggah video tersebut menulis, “Mohon doanya agar Kota Meulaboh baik2 saja. Pemandangan awan pagi ini di atas kota Meulaboh, Aceh Barat.» Melihat fenomena alam yang viral ini, sebagian masyarakat bertanya-tanya apakah awan ini pertanda datangnya bencana alam. Menanggapi viralnya video fenomena awan tersebut, Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini BMKG, Miming Saepudin, pun angkat bicara. Miming menuturkan bahwa memang benar fenomena awan berbentuk seperti tsunami di video tersebut merupakan fenomena yang relatif jarang terjadi. “Secara ilmiah, fenomena awan tersebut dinamakan dengan awan arcus,” kata Miming kepada Kompas.com, Senin (10/8/2020). Untuk diketahui, awan arcus adalah jenis awan rendah dan memiliki formasi pembentukan horizontal. Dijelaskan Miming, awa...