Langsung ke konten utama

Ini Kesan Melly Goeslaw Ketika Datang ke Ambon

"Orang Ambon sangat ramah dan peduli terhadap sesama". Hal ini diungkapkan Melly Goeslaw dalam konferensi pers kepada awak media hari Minggu (22/10) setelah dua jam menghipotis dari atas panggung.

Saya sangat terasa haru dengan antusiasnya orang Ambon untuk datang ke acara ini. Pada dasarnya, semua orang yang hadir merupakan panggilan jiwa atas persoalan kemanusiaan yang sedang terjadi," lanjutnya

Saya juga terharu karena Ambon yang dikenal sebagai kota multikultural mampu menjiwai kehidupan keberagaman itu dengan sangat baik. Hal ini bisa dilihat pada hasil yang sangat menakjubkan tadi," tambahnya.

Perlu diketahui bahwa konser amal yang menghadirkan artis papan atas nasional, Melly Goeslaw merupakan agenda bersama antara JSIT Maluku dan Kementeriaan Agama Wilayah Maluku.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melasti dan kem (Bali) ke Kuta

Bersama rinduku walau kita jauh, kasih Suatu saat di Kuta Bali (Andre Hehanusa) Penggalan lagu mantan band Katara Singers tersebut sangat memukau. Semukau pesona yang ada di pantai Kutanya. Namun ada sesuatu yang membuat indah Bali selain pantainya, yaitu budaya dan adat istiadatnya. Masyarakat Bali sangat melekatkan budayanya dalam kehidupan sehari-hari.  Sejak turun dari pesawat, nuansa keBalian telah menyambut kita. Para porter bandara menyapa ramah dengan balutan pakaian safari berwarna merah dengan udeng kepalanya. Hal yang paling sakral yang saya dengar juga bahwa di Bali, tinggi gedung tidak boleh melebihi tingginya Pura. Bukan masalah mitos, bahkan jembatan penghubung Jawa-Bali tidak bisa disetujui lantaran karena hal tersebut. Khazanah yang sama, saya temukan di Kuta juga yaitu Melasti. Upacara pensucian diri ini sangat menarik simpati pengunjung termasuk saya. Itulah daya pikat Bali selain gadis-gadisnya yang anggun layaknya gadis solo.  Prose...

Sekolah Masa Depan Jembatani Kecerdasan Buatan dan Kearifan Lokal

ilustrasi AI Sekolah masa depan menjadi medium antara kemajuan teknologi, dan akar budaya lokal. Kemajuan teknologi (AI) telah merambah hampir semua aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Namun, tanpa nilai-nilai kearifan lokal, pendidikan bisa kehilangan arah dan makna kontekstual. Penting bagi sekolah masa depan untuk tetap menjaga keseimbangan antara globalisasi dan lokalitas. Keseimbangan ini menjadi pondasi agar generasi masa depan tidak tercerabut dari identitasnya. Kecerdasan buatan menawarkan efisiensi dan personalisasi dalam proses belajar. AI dapat memetakan kemampuan siswa secara individu, dan menyesuaikan materi pembelajaran sesuai kebutuhan mereka. Sistem seperti chatbot pendidikan, analitik pembelajaran, dan tutor digital semakin marak digunakan. Hal ini memberikan kesempatan belajar yang lebih adaptif, dan interaktif bagi siswa. Tapi, semua kecanggihan ini tetap membutuhkan nilai moral sebagai pengarah. Di sisi lain, kearifan lokal adalah warisan budaya yang men...

soal 2