Langsung ke konten utama

Fii Amanillah Anakku

Jalan masih panjang, Alfatihah yang anda baca setiap rakaat dalam sehari," Tunjukilah jalan lurus." Jangan hanya menjadi gerakan bibir, tetapi harus jadi gerakan aksi. 
Kuatkanlah komitmenmu dalam kebaikan dan cita-citamu. Percayalah, dibalik kesusahan pasti ada kemudahan. Bila anda ingin meraih impianmu, maka jalan yang akan engkau tempuh pasti sangat melelahkan, jenuh, terjal, penuh onak dan duri. 
Perjalananmu masih panjang. Anda akan lihat, satu demi satu teman-temanmu yang tak kuat akan jatuh. Sedangkan, apakah dirimu akan ikut terjatuh pula?
Anakku, zamanmu itu nantinya sangat kejam, dan banyak fitnah. Teguhkanlah hati kalian, mintalah fatwa dalam hatimu, niscaya engkau akan baik-baik saja. 
Tak lupa pula, setiap langkahmu, jangan kecewakan orang-orang terdekatmu. Kedua orang tua punya harapan ada padamu. Semua guru telah menulis masa depannya dalam dadamu. Maka, berbaik-baiklah dalam kehidupanmu nanti.
Anakmu, mungkin kami tak akan hidup bersamamu. Bila kami pernah jengkel dan marah padamu, bolehlah kamu ambil hati, tetapi itu bukan sandiwara. Itu memang kami lakukan, agar kamu tidak terperosok dalam jurang kesesatan. Bila kamu ingin marah kami, jengkel juga, silakan. Tetapi kami telah memaafkan kalian setiap saat sebelum matahari terbenam. Ketika esoknya, matahari terbit, kami terus memompa optimistis itu tanpa dendam apalagi dengki. Kami berharap engkau menjadi pengganti kami yang berimun, dan beriman. 
Anakku, sekali lagi ingatlah pesan ini. Jangan engkau abai terhadap segala nasehat yang diberikan. Sebab, orang yang mendengarkan nasehat, akan menjadi manusia bijak. 
Engkau masih polos, Nak. Sedangkan duniamu saat ini, dan esok bisa menjadi sumber malapetaka bagimu. Jaga dirimu, segala jalan adalah titian takdirmu. Jangan lupa berdoa. Sebab doa itu kekuatan orang-orang yakin. Ikatlah Din (agama) bagaikan engkau mengikat tali kuda. Erat tak lepas. Luruskanlah niatmu bahwa selama engkau melakukan apapun, atau berprofesi nanti sebagai ASN, TNI/Polri, Wiraswasta, Manajer, Profesor, atau Pengusaha, utamakanlah Dia (Allah). InsyaAllah, engkau akan mendapatkan kemudahan dan keberkahan tak terhingga. 
Terpenting, ciptakanlah pikiran positif kepadaNya, agar engkau akan mudah menjalani setiap takdirNya. Semoga Allah menjaga anda, serta memudahkan cita-cita anda. Fii amanillah anakku. 
Anda kami lepas bukan untuk terlepas, melainkan agar engkau kelak menjadi sumber energi utama bagi kemakmuran umat, bangsa, dan negara. 
Negara ini terlalu luas. Tidak bisa dipikul oleh kami yang sudah tua. Tulang-tulang kami sudah retak, dan keropos. Napas kami sudah sesak di tenggorokan. Sedikit lagi abu kami terkubur selamanya.
Negara ini layak dipikul oleh darah segar, penuh api. Ya itulah anda, anakku. 
Coba raba dadamu," Apakah anda siap menjadi generasi pelopor masa depan bangsa?" Jawablah," Siap, siap, siap." 

Dari Gurumu di Masa Darurat
Masohi, 12 Juni 2021
Sumber Foto: Humas Matsenada

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melasti dan kem (Bali) ke Kuta

Bersama rinduku walau kita jauh, kasih Suatu saat di Kuta Bali (Andre Hehanusa) Penggalan lagu mantan band Katara Singers tersebut sangat memukau. Semukau pesona yang ada di pantai Kutanya. Namun ada sesuatu yang membuat indah Bali selain pantainya, yaitu budaya dan adat istiadatnya. Masyarakat Bali sangat melekatkan budayanya dalam kehidupan sehari-hari.  Sejak turun dari pesawat, nuansa keBalian telah menyambut kita. Para porter bandara menyapa ramah dengan balutan pakaian safari berwarna merah dengan udeng kepalanya. Hal yang paling sakral yang saya dengar juga bahwa di Bali, tinggi gedung tidak boleh melebihi tingginya Pura. Bukan masalah mitos, bahkan jembatan penghubung Jawa-Bali tidak bisa disetujui lantaran karena hal tersebut. Khazanah yang sama, saya temukan di Kuta juga yaitu Melasti. Upacara pensucian diri ini sangat menarik simpati pengunjung termasuk saya. Itulah daya pikat Bali selain gadis-gadisnya yang anggun layaknya gadis solo.  Prose...

Pengumuman Hasil Pelaksanaan OSN-K Jenjang SD/MI, SMP/MTs Tahun 2025, Ada 13.449 Siswa Lolos ke Provinsi

https://bpti.kemdikbud.go.id/ Hallo sobat prestasi...💫 Berikut admin menyampaikan informasi terkait pengumuman Peserta Lolos ke Tingkat Provinsi Olimpiade Sains Nasional (OSN-P) Tahun 2025 Jenjang SD/MI/Sederajat & SMP/MTs/Sederajat!  Gini pesan dari BPTI," Balai Pengembangan Talenta Indonesia mengucapkan Selamat kepada para peserta OSN yang lolos ke Tingkat Provinsi. ✨ Bagi #SobatPrestasi yang belum lolos, jangan menyerah dan tetap semangat! Masih banyak kesempatan yang akan datang di Ajang Talenta selanjutnya! 💪🏻 Rincian kepesertaan,  yang perlu menjadi perhatian adalah sebagai berikut: 1.Peserta yang ikut sebanyak 187.552 Bidang IPA: 61.958 Bidang IPS: 63.175 Bidang Matematika: 62.419 2. Hasil penilaian dewan juri terdapat 6.899 siswa yang lolos ke tahap Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Provinsi: Bidang IPA: 2.332 Bidang IPS: 2.236 Bidang Matematika: 2.331 Daripada penasaran, langsung aja diklik ya.  [Pengumuman Hasil Pelaksanaan OSN-K Jenjang SD/MI/Sede...

Aksi Nyata Para Pelindung Bumi

AI Kegiatan itu digagas oleh Kelompok Studi Ekosistem Mangrove Teluk Awur (KeSEMaT), sebuah Unit Kegiatan Kemahasiswaan Jurusan Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Undip Semarang. "Ini sarana untuk menumbuhkan semangat konservasi terhadap ekosistem mangrove kepada generasi muda," jelas Trialaksita Sari Priska, Menteri Sekretaris KeSEMaT. Aktivitas kepedulian terhadap lingkungan tersebut bermula dari keresahan mahasiswa Ilmu Kelautan Undip terhadap kerusakan ekosistem mangrove di Teluk Awur, Jepara yang menjadi tempat praktik dan penelitian mata kuliah mereka. Mereka tidak ingin hanya meresahkan sesuatu. Mereka ingin melakukan tindakan nyata. Menurut Dinuarca Endra Wasistha, Presiden KeSEMaT, aksi mereka selanjutnya berkembang dari hanya menanam mangrove hingga membuat kreasi yang menghasilkan uang melalui CV KeMANGI. Tidak hanya itu, mereka juga mendirikan Yayasan Ikatan Alumni KeSEMaT (IKAMaT) dan menggalang KeSEMaT Mangrove Volunteer (KeMANGTEER) yang terseba...