Langsung ke konten utama

Jurus Jitu Menjadi ACE of the Month

dok. pribadi

Mau tau secara langsung sesi bootcamp ACE goes to level 4, bersama Mentor Annas ? Ayuk intip selengkapnya sebagai berikut,

Nilai Dasar & Semangat

Materi Assemblr Edu menekankan tujuh semangat utama yaitu sukarela, semua peserta setara tanpa memandang latar belakang, murid adalah yang utama (Webinar dilakukan di luar jam mengajar), semangat berkolaborasi, semangat tergerak, bergerak, dan menggerakkan, semangat belajar sepanjang hayat, dan membuka diri terhadap masukan yang membangun.

Pendahuluan

Menjadi Guru Penakluk Challenge, jadi AETC Winner (50 Poin)! Yang berfokus untuk cara mendapatkan 50 Poin

  1. Tugas: Menjadi pemenang Assemblr EDU Teacher Challenge (AETC) bulanan
  2. Kriteria Penilaian
  3. Dampak edukatif yang jelas: kreativitas, pemanfaatan fitur (AR, 3D, storytelling interaktif).

·        Syarat Pengumpulan (ACE Dashboard):

1.     Screenshot/tautan pengumuman resmi pemenang AETC.

2.     Tautan proyek Assemblr EDU yang menang.

Menjadi ACE of the Month (50 Poin)

·        Deskripsi: Penghargaan untuk anggota komunitas yang paling aktif, inspiratif, atau berkontribusi besar.

·        Cara Mendapatkan: Berikan dampak positif di komunitas, membantu guru lain, atau aktif berbagi praktik baik.

Detail ACE of the Month

·        Proses: Dipilih oleh tim Assemblr atau koordinator regional.

·        Syarat Pengumpulan:

1.     Screenshot atau postingan pengumuman ACE of the Month.

2.     Refleksi singkat (1-2 kalimat) mengenai inisiatif utama yang dilakukan.

Menang Kompetisi Pendidikan (50 Poin)

·        Tugas: Mendapatkan pengakuan dalam kompetisi pendidikan apa pun menggunakan Assemblr EDU.

·        Contoh: * Guru menang kategori "Innovative Learning Design"

       Siswa menang lomba dengan proyek tata surya AR.

o       Mendapat penghargaan saat mempresentasikan alat ajar AR.

·        Syarat Pengumpulan:

1.     Bukti pencapaian (sertifikat/pengumuman).

2.     Screenshot atau tautan proyek yang digunakan.

3.     Refleksi singkat (2-3 kalimat) tentang peran Assemblr EDU dalam konsep pemenang.

Penutup

·        Tema: Menjadi Guru Penakluk Challenge! (Lanjutan).

·        Instruksi: Jangan lupa mengunggah semua bukti pengerjaan ke ACE Dashboard untuk validasi poin.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melasti dan kem (Bali) ke Kuta

Bersama rinduku walau kita jauh, kasih Suatu saat di Kuta Bali (Andre Hehanusa) Penggalan lagu mantan band Katara Singers tersebut sangat memukau. Semukau pesona yang ada di pantai Kutanya. Namun ada sesuatu yang membuat indah Bali selain pantainya, yaitu budaya dan adat istiadatnya. Masyarakat Bali sangat melekatkan budayanya dalam kehidupan sehari-hari.  Sejak turun dari pesawat, nuansa keBalian telah menyambut kita. Para porter bandara menyapa ramah dengan balutan pakaian safari berwarna merah dengan udeng kepalanya. Hal yang paling sakral yang saya dengar juga bahwa di Bali, tinggi gedung tidak boleh melebihi tingginya Pura. Bukan masalah mitos, bahkan jembatan penghubung Jawa-Bali tidak bisa disetujui lantaran karena hal tersebut. Khazanah yang sama, saya temukan di Kuta juga yaitu Melasti. Upacara pensucian diri ini sangat menarik simpati pengunjung termasuk saya. Itulah daya pikat Bali selain gadis-gadisnya yang anggun layaknya gadis solo.  Prose...

Sekolah Masa Depan Jembatani Kecerdasan Buatan dan Kearifan Lokal

ilustrasi AI Sekolah masa depan menjadi medium antara kemajuan teknologi, dan akar budaya lokal. Kemajuan teknologi (AI) telah merambah hampir semua aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Namun, tanpa nilai-nilai kearifan lokal, pendidikan bisa kehilangan arah dan makna kontekstual. Penting bagi sekolah masa depan untuk tetap menjaga keseimbangan antara globalisasi dan lokalitas. Keseimbangan ini menjadi pondasi agar generasi masa depan tidak tercerabut dari identitasnya. Kecerdasan buatan menawarkan efisiensi dan personalisasi dalam proses belajar. AI dapat memetakan kemampuan siswa secara individu, dan menyesuaikan materi pembelajaran sesuai kebutuhan mereka. Sistem seperti chatbot pendidikan, analitik pembelajaran, dan tutor digital semakin marak digunakan. Hal ini memberikan kesempatan belajar yang lebih adaptif, dan interaktif bagi siswa. Tapi, semua kecanggihan ini tetap membutuhkan nilai moral sebagai pengarah. Di sisi lain, kearifan lokal adalah warisan budaya yang men...

soal 2