Langsung ke konten utama

Sesi Bootcamp ACE Goes to Level 4

dok. pribadi

Nah, akhir perjalanan Bootcamp ACE Goes to Level 4 oleh Mentor Tri Goesema Putra S, M.Pd. tanggal 23 Januari 2026  sebagai berikut,

Tujuan & Manfaat Bootcamp

1.     Membantu calon peserta ACT mendapatkan ACE Level 4 dengan cepat sebagai syarat wajib ACT

2.     Memberikan pendampingan pemahaman mendalam tentang Assemblr.

3.     Persiapan pendaftaran ACT Batch 2.

4.     Materi strategi mendapatkan poin ACE secara cepat.

Timeline Kegiatan (Januari)

1.      6–9 Januari: Briefing Mentor ACE.

2.      12–16 Januari: Pendaftaran Peserta Bootcamp

3.      19–23 Januari: Pematerian.

4.      26–30 Januari: Pendampingan ACE.

Cara Mendapatkan 100 Poin ACE

Terdapat beberapa tugas (task) untuk memperoleh 100 poin, antara lain:

Video Microteaching (Durasi 2-3 Menit)

1.                Isi: Perkenalan, penjelasan apa itu Assemblr EDU, alasan cocok digunakan di kelas, fitur kesukaan, dan proyek yang sudah dibuat.

2.                Pengumpulan: Unggah di media sosial (50 poin) dan kirimkan link Google Drive (50 poin) ke ACE Dashboard.

Mini Video Implementasi di Kelas (60-120 Detik)

1.               Isi: Rekaman penggunaan proyek edukasi Assemblr EDU (LKPD/Slide) di kelas bersama siswa dalam format portrait, termasuk testimoni siswa.

2.               Pengumpulan: Tag akun media sosial Assemblr.

Membangun/Mengelola Komunitas (100+ Anggota)

1.               Contoh: Grup WhatsApp/Facebook guru, jaringan minimal 5 sekolah, atau klub regional.

2.               Persyaratan: Kirim bukti screenshot dan tautan grup ke ACE Dashboard.

Mengaktifkan Klub/Ekstrakurikuler di Sekolah

1. Minimal 10 anggota aktif dengan rencana kegiatan rutin.

2. Persyaratan: Unggah daftar anggota dan rencana kegiatan dalam bentuk PDF atau Google Sheets.

Mendaftarkan Sekolah ke School Plan

1. Paket minimal 10 akun Premium dan 300 MB penyimpanan per akun.

2. Persyaratan: Unggah bukti langganan (invoice/email konfirmasi) ke ACE Dashboard.

ACE of the Year: Poin diberikan jika diakui sebagai "ACE of the Year" atas kepemimpinan dan kontribusi sepanjang tahun.

Langkah Selanjutnya

Setelah bootcamp, peserta akan mendapatkan bimbingan intensif dari mentor untuk mencapai total 600 poin. Peserta diingatkan untuk selalu melaporkan setiap tugas yang selesai ke ACE Dashboard.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melasti dan kem (Bali) ke Kuta

Bersama rinduku walau kita jauh, kasih Suatu saat di Kuta Bali (Andre Hehanusa) Penggalan lagu mantan band Katara Singers tersebut sangat memukau. Semukau pesona yang ada di pantai Kutanya. Namun ada sesuatu yang membuat indah Bali selain pantainya, yaitu budaya dan adat istiadatnya. Masyarakat Bali sangat melekatkan budayanya dalam kehidupan sehari-hari.  Sejak turun dari pesawat, nuansa keBalian telah menyambut kita. Para porter bandara menyapa ramah dengan balutan pakaian safari berwarna merah dengan udeng kepalanya. Hal yang paling sakral yang saya dengar juga bahwa di Bali, tinggi gedung tidak boleh melebihi tingginya Pura. Bukan masalah mitos, bahkan jembatan penghubung Jawa-Bali tidak bisa disetujui lantaran karena hal tersebut. Khazanah yang sama, saya temukan di Kuta juga yaitu Melasti. Upacara pensucian diri ini sangat menarik simpati pengunjung termasuk saya. Itulah daya pikat Bali selain gadis-gadisnya yang anggun layaknya gadis solo.  Prose...

Sekolah Masa Depan Jembatani Kecerdasan Buatan dan Kearifan Lokal

ilustrasi AI Sekolah masa depan menjadi medium antara kemajuan teknologi, dan akar budaya lokal. Kemajuan teknologi (AI) telah merambah hampir semua aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Namun, tanpa nilai-nilai kearifan lokal, pendidikan bisa kehilangan arah dan makna kontekstual. Penting bagi sekolah masa depan untuk tetap menjaga keseimbangan antara globalisasi dan lokalitas. Keseimbangan ini menjadi pondasi agar generasi masa depan tidak tercerabut dari identitasnya. Kecerdasan buatan menawarkan efisiensi dan personalisasi dalam proses belajar. AI dapat memetakan kemampuan siswa secara individu, dan menyesuaikan materi pembelajaran sesuai kebutuhan mereka. Sistem seperti chatbot pendidikan, analitik pembelajaran, dan tutor digital semakin marak digunakan. Hal ini memberikan kesempatan belajar yang lebih adaptif, dan interaktif bagi siswa. Tapi, semua kecanggihan ini tetap membutuhkan nilai moral sebagai pengarah. Di sisi lain, kearifan lokal adalah warisan budaya yang men...

soal 2