Langsung ke konten utama

Mengenang "Air Putri" Saka Mese Nusa

Beberapa hari bertugas di Kabupaten Seram Bagian Barat, kami menyusuri jalanan terjal dan bergunung.
Tanah  Kwele Batai Telu (Tiga Batang Air) yang menggaris dari Tala, Eti dan Sapalewa telah menarasikan imaji untuk berlompat-lompat.
Setelah menyusuri bagian jazirah Huamual Depan hingga Kairatu, Jumat pagi itu, kami pergi ke salah satu objek wisatanya untuk menidurkan kelelahan.
Bentangan alam bumi Saka Mese Nusa perlu dikunjungi satu demi satu. Tanah Seram memang sudah ditakdirkan sebagai local wisdom (rumah pariwisata)
Salah satu pancaran keindahan objek wisata di kabupaten ini tidak terhitung jumlahnya, dari beragamnya pulau-pulau kecil yang dihiasi pasir putih, lekukan sungai-sungai mengkaligrafi alam serta hiasan pernak-pernik air mancur yang ditandai dengan butiran-butiran pelangi.
Karena waktu yang sempit, kami menyempatkan diri ke Wisata Air Putri  yang berada di kawasan Dusun Waiyoho, Kecamatan Seram Barat.
Perjalanan ke situ, dapat menggunakan sepeda motor atau mobil. Kami memilih memakai mobil demi kenyamanan. Jika dari Piru (Ibukota kabupaten) waktu tempuh perjalanan ialah dua jam. Mencapai lokasi Air Putri juga harus melalui jalan tanah. Jaraknya 1,5 kilometer dari jalan raya Trans Seram.
Lebih asyik, jalan ditempuh harus menyusuri hutan. Disitu kami mendengar percakapan pohon-pohon hijaunya. Melewati pula sebuah desa transmigrasi yang didiami oleh Suku Buton (Dusun Waiyoho)
Letak wisata itu berada dipinggiran Desa Waiyoho. Kesulitaan-kesulitan yang dilalui sekejap terbayarkan ketika sampai di sana.
Sebelum pergi. Kami mengira lokasi tersebut di tengah hutan belantara. Padahal, lokasinya berdekatan dengan pantai. Percampuran kedua air (air laut dan air tawar) menghilangkan kepenatan. Ditambah pesona pulau-pulau kecil di depannya, indah sekali.
Menurut cerita,  Air Putri terbentuk dari mata air yang berada tepat di pinggir pesisir pantai. Oleh karena itu, air tawar yang keluar dari mata air membentuk sebuah laguna yang bercampur dengan air laut yang asin dan hangat pada satu titik.
Kondisi geografisnya sangatlah unik, mata wisatawan akan terkagum pada sebuah laguna yang terletak menjorok ke daratan dan membentuk sebuah sungai yang berakhir di lautan luas. Pantai, laguna, sungai, air asin, air tawar dan pepohonan yang teduh menjadi satu wilayah Air Putri yang menyejukan suasana.
Walau belum dikenal secara luas oleh masyarakat, tetapi  masyarakat Seram Bagian Barat sudah menjadikannya sebagai tempat favorit untuk berekreasi bersama keluarga, sahabat dan orang-orang terdekat.
Air Putri punya kemiripan sama dengan wisata Air Belanda (Sawai-Seram Utara Barat) dan Air Ninivala (Tehoru-Seram Selatan)

Ambon, 07 Juni 2018

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aksi Nyata Para Pelindung Bumi

AI Kegiatan itu digagas oleh Kelompok Studi Ekosistem Mangrove Teluk Awur (KeSEMaT), sebuah Unit Kegiatan Kemahasiswaan Jurusan Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Undip Semarang. "Ini sarana untuk menumbuhkan semangat konservasi terhadap ekosistem mangrove kepada generasi muda," jelas Trialaksita Sari Priska, Menteri Sekretaris KeSEMaT. Aktivitas kepedulian terhadap lingkungan tersebut bermula dari keresahan mahasiswa Ilmu Kelautan Undip terhadap kerusakan ekosistem mangrove di Teluk Awur, Jepara yang menjadi tempat praktik dan penelitian mata kuliah mereka. Mereka tidak ingin hanya meresahkan sesuatu. Mereka ingin melakukan tindakan nyata. Menurut Dinuarca Endra Wasistha, Presiden KeSEMaT, aksi mereka selanjutnya berkembang dari hanya menanam mangrove hingga membuat kreasi yang menghasilkan uang melalui CV KeMANGI. Tidak hanya itu, mereka juga mendirikan Yayasan Ikatan Alumni KeSEMaT (IKAMaT) dan menggalang KeSEMaT Mangrove Volunteer (KeMANGTEER) yang terseba...

Muncul Awan seperti Gelombang Tsunami Aceh, Ini Penjelasan BMKG

Gemini Ai Warganet ramai memperbincangkan video viral tentang awan berbentuk tsunami di atas Kota Meulaboh, Provinsi Aceh, Senin (10/8/2020). Akun Twitter @masawep atau Arief Arbianto yang menggunggah video tersebut menulis, “Mohon doanya agar Kota Meulaboh baik2 saja. Pemandangan awan pagi ini di atas kota Meulaboh, Aceh Barat.» Melihat fenomena alam yang viral ini, sebagian masyarakat bertanya-tanya apakah awan ini pertanda datangnya bencana alam. Menanggapi viralnya video fenomena awan tersebut, Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini BMKG, Miming Saepudin, pun angkat bicara. Miming menuturkan bahwa memang benar fenomena awan berbentuk seperti tsunami di video tersebut merupakan fenomena yang relatif jarang terjadi. “Secara ilmiah, fenomena awan tersebut dinamakan dengan awan arcus,” kata Miming kepada Kompas.com, Senin (10/8/2020). Untuk diketahui, awan arcus adalah jenis awan rendah dan memiliki formasi pembentukan horizontal. Dijelaskan Miming, awa...

Merangkum Berdasarkan Gagasan Pokok

  Judul Buku: Aku Terbatas tapi Tanpa Batas Penulis: Joko Sulistya Judul Bab: Yulia Dwi Kustari, Juara I KIR Nasional Judul Subbab: 1. Dulu Aku Tomboi 2. Aku dan Kegiatanku 3. Aku Ingin Naik Pesawat 4. No Pain No Gain 5. Alhamdulillah, Aku Juara  Dari buku ini, gagasan utama setiap paragraf dapat disarikan sebagai berikut. Kisah Yulia kecil yang lebih senang bermain dengan teman laki-laki. Kegiatan Yulia di bangku SMP yang banyak dihabiskan dengan kegiatan organisasi dan ekstrakurikuler. Yulia ingin merasakan naik pesawat seperti kakaknya yang sering bepergian ke tempat jauh. Ia berharap dapat lolos ke Lomba Penelitian Siswa Nasional di Jakarta. Yulia menyiapkan makalah penelitiannya untuk dikirimkan ke panitia lomba Yulia lolos lomba dan menjadi pemenang pertama Yulia tidak mengerti apa yang salah dengan menjadi tomboi. Ia hanya senang bermain dengan teman laki-laki dan mengikuti kakak laki-lakinya. Namun, ia selalu diingatkan orang tuanya agar berperilaku seb...