Langsung ke konten utama

Contoh: Laporan Pembelajaran Moda Daring Masa Covid19



I. Pendahuluan
Menindaklanjuti arahan dari Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran  Corona Virus Disease (COVID- 19), Surat Edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Kemenang RI Nomor: B-686.1/DJ.I/Dt.I.I/PP.00/03/2020 tentang Mekanisme Pembelajaran dan Penilaian Madrasah dalam Masa Darurat Pencegahan Penyebaran Covid-19, serta Surat Bupati Maluku Tengah Nomor 800/461/2020 tanggal 30 Maret 2020, dan Surat Edaran Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tengah Nomor: B-458/Kk.25.02.1/KP.01.1/04/2020 tanggal 17 April 2020 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai bekerja dari rumah, serta kegiatan belajar dari rumah bagi seluruh peserta didik di semua jenjang pendidikan di Kabupaten Maluku Tengah.
Olehnya itu, MTs Negeri 2 Maluku Tengah dalam rangka ikut memutus mata rantai penyebaran Virus Corona menyambut baik keputusan pemerintah pusat dan pemerintah daerah sesuai dengan surat edaran yang telah diedarkan. Kegiatan pembelajaran pun dialihkan menjadi kegiatan pembelajaran dari rumah, pembelajaran daring tersebut dilaksanakan melalui aplikasi Whatsapp, Messenger, dan Zoom Meetings. Guru dan peserta didik melakukan proses belajar mengajar secara daring sesuai dengan jadwal pelajaran yang diedarkan oleh kurikulum. Pembelajaran meliputi penyampaian materi, penugasan, dan penilaian.
II.  Isi
a.       Rombongan belajar yang diampuh oleh  penulis adalah kelas IX A, IX B, IX E.
b.      Media yang digunakan dalam pembelajaran
1.      Whatsapp Group (WAG) untuk Kelas IX A
2.      Messenger Group untuk kelas IX B, IX E
3.   Zoom Meetings telah diujicoba pada tanggal 26 Maret 2020, tetapi karena tidak semua siswa menguasai cara penggunaannya, serta keterbatasan pulsa data, dan ponsel android, maka sesuai kesepakatan dengan siswa dipakailah aplikasi pembelajaran seperti poin 1 dan 2 di atas.
c.       Jadwal Kegiatan Pembelajaran Daring (terlampir)
d.  Mekanisme pembelajaran daring, yaitu pengecekan kehadiran sebelum kelas dimulai, pemberian motivasi kelas, pemberian materi serta tugas, dan diakhiri dengan penilaian. Materi yang diberikan disesuaikan dengan kondisi yang terjadi yaitu Literasi Corona; guru membuat jurnal membaca literasi, mengarahkan siswa untuk mempublish kegiatan pencegahan penyebaran virus corona di rumah di beranda media sosial, menulis cerita inspiratif tentang kegiatan pencegahan penyebaran virus corona di rumah, dan penugasan untuk menyelesaikan soal-soal.
e.    Kendala dalam pembelajaran, yaitu tidak semua siswa terlibat dalam diskusi, ada siswa yang hanya sekedar “read” (membaca) saja, ada siswa yang tidak memiliki ponsel serta pulsa data, sehingga guru setiap saat melayani saat mereka lagi online.
f.    Solusi, setelah pertemuan perdana pada tanggal 8 April 2020, siswa yang tidak memiliki ponsel,  dan pulsa data dianggap hadir dengan membuat tugas.
g.      Foto Kegiatan
(terlampir)

III.   Penutup
Demikianlah laporan kegiatan ini penulis susun, sebagai bahan rujukan untuk perbaikan program pembelajaran berikutnya. 

                                                                                                             Masohi,   April 2020
Mengetahui,
Kepala MTs Negeri 2 Maluku Tengah                        Guru Mata Pelajaran


Sabarudin, S.Pd., M.Pd.                                              M. Nasir Pariusamahu, S.Pd., M.Pd.
NIP. 197707252001121001                                        NIP.199212052019031011      



Lampiran
a. Foto Kegiatan di WA
b.  Foto Kegiatan di Messenger Group
       c. Jadwal
      d. Jurnal literasi
      e. Data nomor siswa yang tidak memiliki ponsel
  


                                                                                                           








Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aksi Nyata Para Pelindung Bumi

AI Kegiatan itu digagas oleh Kelompok Studi Ekosistem Mangrove Teluk Awur (KeSEMaT), sebuah Unit Kegiatan Kemahasiswaan Jurusan Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Undip Semarang. "Ini sarana untuk menumbuhkan semangat konservasi terhadap ekosistem mangrove kepada generasi muda," jelas Trialaksita Sari Priska, Menteri Sekretaris KeSEMaT. Aktivitas kepedulian terhadap lingkungan tersebut bermula dari keresahan mahasiswa Ilmu Kelautan Undip terhadap kerusakan ekosistem mangrove di Teluk Awur, Jepara yang menjadi tempat praktik dan penelitian mata kuliah mereka. Mereka tidak ingin hanya meresahkan sesuatu. Mereka ingin melakukan tindakan nyata. Menurut Dinuarca Endra Wasistha, Presiden KeSEMaT, aksi mereka selanjutnya berkembang dari hanya menanam mangrove hingga membuat kreasi yang menghasilkan uang melalui CV KeMANGI. Tidak hanya itu, mereka juga mendirikan Yayasan Ikatan Alumni KeSEMaT (IKAMaT) dan menggalang KeSEMaT Mangrove Volunteer (KeMANGTEER) yang terseba...

Muncul Awan seperti Gelombang Tsunami Aceh, Ini Penjelasan BMKG

Gemini Ai Warganet ramai memperbincangkan video viral tentang awan berbentuk tsunami di atas Kota Meulaboh, Provinsi Aceh, Senin (10/8/2020). Akun Twitter @masawep atau Arief Arbianto yang menggunggah video tersebut menulis, “Mohon doanya agar Kota Meulaboh baik2 saja. Pemandangan awan pagi ini di atas kota Meulaboh, Aceh Barat.» Melihat fenomena alam yang viral ini, sebagian masyarakat bertanya-tanya apakah awan ini pertanda datangnya bencana alam. Menanggapi viralnya video fenomena awan tersebut, Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini BMKG, Miming Saepudin, pun angkat bicara. Miming menuturkan bahwa memang benar fenomena awan berbentuk seperti tsunami di video tersebut merupakan fenomena yang relatif jarang terjadi. “Secara ilmiah, fenomena awan tersebut dinamakan dengan awan arcus,” kata Miming kepada Kompas.com, Senin (10/8/2020). Untuk diketahui, awan arcus adalah jenis awan rendah dan memiliki formasi pembentukan horizontal. Dijelaskan Miming, awa...

Merangkum Berdasarkan Gagasan Pokok

  Judul Buku: Aku Terbatas tapi Tanpa Batas Penulis: Joko Sulistya Judul Bab: Yulia Dwi Kustari, Juara I KIR Nasional Judul Subbab: 1. Dulu Aku Tomboi 2. Aku dan Kegiatanku 3. Aku Ingin Naik Pesawat 4. No Pain No Gain 5. Alhamdulillah, Aku Juara  Dari buku ini, gagasan utama setiap paragraf dapat disarikan sebagai berikut. Kisah Yulia kecil yang lebih senang bermain dengan teman laki-laki. Kegiatan Yulia di bangku SMP yang banyak dihabiskan dengan kegiatan organisasi dan ekstrakurikuler. Yulia ingin merasakan naik pesawat seperti kakaknya yang sering bepergian ke tempat jauh. Ia berharap dapat lolos ke Lomba Penelitian Siswa Nasional di Jakarta. Yulia menyiapkan makalah penelitiannya untuk dikirimkan ke panitia lomba Yulia lolos lomba dan menjadi pemenang pertama Yulia tidak mengerti apa yang salah dengan menjadi tomboi. Ia hanya senang bermain dengan teman laki-laki dan mengikuti kakak laki-lakinya. Namun, ia selalu diingatkan orang tuanya agar berperilaku seb...