Langsung ke konten utama

Teks Diskusi: Pengertian, Struktur, Kaidah Kebahasaan | Bahasa Indonesia Kelas IX

Kegiatan Diskusi

Guys, tentu kalian pernah melakukan kegiatan diskusi bersama dengan teman kalian. Dalam suatu kegiatan berdiskusi formal, biasanya akan menghasilkan teks diskusi. Teks diskusi ini dibuat untuk mendokumentasikan, mencatat, atau menyimpan hal-hal penting dalam suatu pertemuan ilmiah agar dapat digunakan kembali saat dibutuhkan.

A. Pengertian Teks Diskusi 

Sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai apa itu teks diskusi, pertama-tama mari terlebih dahulu kita kenali apa itu diskusi. Diskusi merupakan pertemuan ilmiah untuk bertukar pikiran mengenai suatu masalah. Jadi, dapat dikatakan teks diskusi adalah bahan tertulis sebagai media untuk mencatat hal-hal penting tentang suatu masalah dalam pertemuan ilmiah. Teks diskusi dapat terdiri atas pendapat-pendapat yang muncul dalam diskusi, seperti pendapat yang menyetujui atau yang menolak hasil diskusi.

B. Struktur Teks Diskusi

1. Isu

Isu adalah unsur dalam teks diskusi yang berisi gambaran atau fenomena permasalahan yang akan dibahas dalam kegiatan diskusi.

Contoh: Dalam pertemuan ini, permasalahan yang akan dibahas adalah pemilihan pengurus desa.

2. Argumen

Argumen dalam teks diskusi adalah berbagai pendapat yang ada mengenai permasalahan yang dibahas dalam diskusi. Pendapat tersebut dapat berupa pendapat yang menentang atau pendapat yang mendukung.

Contoh: Sebaiknya pendapat Faizah ditambahkan data, agar tulisannya berbobot.

3. Simpulan atau saran

Simpulan dalam teks diskusi adalah hasil, kesimpulan, rekomendasi, atau solusi dari permasalahan yang dibahas. Hasil diskusi haruslah berisi rekomendasi untuk mencari solusi dari permasalahan yang terjadi. Rekomendasi yang dihasilkan sebaiknya merupakan jalan tengah untuk berbagai pihak.

Contoh: Pada akhirnya, ketua OSIM MTs Negeri 2 Maluku Tengah  dilantik untuk periode satu tahun. 

C. Kaidah Kebahasaan Teks Diksusi

Dalam teks diskusi terdapat konjungsi pertentangan dan perbandingan. Konjungsi pertentangan adalah kata atau ungkapan penghubung antarkata, antarfrasa, antarklausa, dan antarkalimat yang menyatakan pertentangan atau perlawanan. Konjungsi perbandingan adalah kata atau ungkapan penghubung antarkata, antarfrasa, antarklausa, dan antarkalimat yang menyatakan perbandingan.

Tanda koma digunakan sebelum konjungsi pertentangan, yaitu sebelum kata sedangkan, tetapi dan melainkan. Konjungsi pertentangan terdiri atas beberapa konjungsi, antara lain:

a. ….,sedangkan…..

Konjungsi sedangkan digunakan di dalam kalimat yang subjeknya berbeda

Contoh: Safira akan belajar bahasa Indonesia, sedangkan Dani akan belajar bahasa Arab.

b. ….,tetapi….

Konjungsi tetapi digunakan di dalam kalimat yang subjeknya sama dan dapat dipasangkan dengan kata tidak.

Contoh: Jasmin berkeinginan pergi ke Ambon, tetapi tidak memiliki waktu luang.

c. …..,melainkan….

Konjungsi melainkan digunakan di dalam kalimat yang subjeknya sama dan dapat dipasangkan dengan kata bukan.

Contoh: Natasya bukan seorang dokter, melainkan seorang guru.

Konjungsi perbandingan hanya terdiri atas konjungsi ….lebih….daripada….. Konjungsi ini hanya digunakan untuk dua hal yang dibandingkan. Konjungsi lebih hanya dapat dipasangkan dengan konjungsi daripada.

Contoh: Hawa lebih menyukai teh daripada kopi.

Mudah 'kan Guys? Jadi, jika nanti suatu saat anda ditugaskan untuk mencatat kegiatan diskusi, kamu sudah bisa mengerjakannya dengan baik. 


Referensi
Trianto, Agus dkk. 2018. Bahasa Indonesia (edisi revisi). Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

https://blog.ruangguru.com/pengertian-dan-struktur-teks-diskusi

Sumber Foto

Kegiatan diskusi di kelas VII C MTs Negeri 2 Maluku Tengah 

Artikel diperbarui 26 Januari 2021, pukul 08.10 WIT



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aksi Nyata Para Pelindung Bumi

AI Kegiatan itu digagas oleh Kelompok Studi Ekosistem Mangrove Teluk Awur (KeSEMaT), sebuah Unit Kegiatan Kemahasiswaan Jurusan Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Undip Semarang. "Ini sarana untuk menumbuhkan semangat konservasi terhadap ekosistem mangrove kepada generasi muda," jelas Trialaksita Sari Priska, Menteri Sekretaris KeSEMaT. Aktivitas kepedulian terhadap lingkungan tersebut bermula dari keresahan mahasiswa Ilmu Kelautan Undip terhadap kerusakan ekosistem mangrove di Teluk Awur, Jepara yang menjadi tempat praktik dan penelitian mata kuliah mereka. Mereka tidak ingin hanya meresahkan sesuatu. Mereka ingin melakukan tindakan nyata. Menurut Dinuarca Endra Wasistha, Presiden KeSEMaT, aksi mereka selanjutnya berkembang dari hanya menanam mangrove hingga membuat kreasi yang menghasilkan uang melalui CV KeMANGI. Tidak hanya itu, mereka juga mendirikan Yayasan Ikatan Alumni KeSEMaT (IKAMaT) dan menggalang KeSEMaT Mangrove Volunteer (KeMANGTEER) yang terseba...

Muncul Awan seperti Gelombang Tsunami Aceh, Ini Penjelasan BMKG

Gemini Ai Warganet ramai memperbincangkan video viral tentang awan berbentuk tsunami di atas Kota Meulaboh, Provinsi Aceh, Senin (10/8/2020). Akun Twitter @masawep atau Arief Arbianto yang menggunggah video tersebut menulis, “Mohon doanya agar Kota Meulaboh baik2 saja. Pemandangan awan pagi ini di atas kota Meulaboh, Aceh Barat.» Melihat fenomena alam yang viral ini, sebagian masyarakat bertanya-tanya apakah awan ini pertanda datangnya bencana alam. Menanggapi viralnya video fenomena awan tersebut, Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini BMKG, Miming Saepudin, pun angkat bicara. Miming menuturkan bahwa memang benar fenomena awan berbentuk seperti tsunami di video tersebut merupakan fenomena yang relatif jarang terjadi. “Secara ilmiah, fenomena awan tersebut dinamakan dengan awan arcus,” kata Miming kepada Kompas.com, Senin (10/8/2020). Untuk diketahui, awan arcus adalah jenis awan rendah dan memiliki formasi pembentukan horizontal. Dijelaskan Miming, awa...

Merangkum Berdasarkan Gagasan Pokok

  Judul Buku: Aku Terbatas tapi Tanpa Batas Penulis: Joko Sulistya Judul Bab: Yulia Dwi Kustari, Juara I KIR Nasional Judul Subbab: 1. Dulu Aku Tomboi 2. Aku dan Kegiatanku 3. Aku Ingin Naik Pesawat 4. No Pain No Gain 5. Alhamdulillah, Aku Juara  Dari buku ini, gagasan utama setiap paragraf dapat disarikan sebagai berikut. Kisah Yulia kecil yang lebih senang bermain dengan teman laki-laki. Kegiatan Yulia di bangku SMP yang banyak dihabiskan dengan kegiatan organisasi dan ekstrakurikuler. Yulia ingin merasakan naik pesawat seperti kakaknya yang sering bepergian ke tempat jauh. Ia berharap dapat lolos ke Lomba Penelitian Siswa Nasional di Jakarta. Yulia menyiapkan makalah penelitiannya untuk dikirimkan ke panitia lomba Yulia lolos lomba dan menjadi pemenang pertama Yulia tidak mengerti apa yang salah dengan menjadi tomboi. Ia hanya senang bermain dengan teman laki-laki dan mengikuti kakak laki-lakinya. Namun, ia selalu diingatkan orang tuanya agar berperilaku seb...